Pisahkan klaim, bukti, dan asumsi
Klaim adalah pernyataan yang hendak ditegaskan penulis atau diterima pembaca. Bukti adalah informasi yang digunakan untuk mendukungnya. Asumsi adalah penghubung yang sering tidak dinyatakan. Bila penulis menyimpulkan suatu program efektif dari survei peserta yang bertahan sampai akhir, pertanyakan apakah peserta yang berhenti juga terwakili.
Cocokkan kekuatan bukti dengan luas simpulan
Contoh satu sekolah dapat menjelaskan sebuah kemungkinan, tetapi belum tentu membenarkan simpulan untuk seluruh sekolah. Data dari dua periode juga tidak otomatis memisahkan pengaruh program dari perubahan lain yang terjadi bersamaan. Periksa populasi, pembanding, waktu, dan ukuran yang digunakan.
Sikap penulis terlihat dari keseluruhan teks
Nada kritis berbeda dari penolakan total. Penulis dapat mengakui manfaat sambil meminta syarat pelaksanaan. Jangan mengubah sikap yang bersyarat menjadi dukungan mutlak hanya karena ada satu kalimat positif.
Membandingkan dua teks
Tentukan pertanyaan yang sama-sama dijawab kedua teks. Dua penulis dapat setuju pada tujuan tetapi berbeda pada metode, ukuran keberhasilan, atau prioritas. Persamaan tema tidak berarti persamaan sikap.
Cek mandiri: teks A mendukung perluasan taman dengan aturan perawatan; teks B menilai perawatan taman yang sudah ada perlu didahulukan. Keduanya dapat menghargai taman sekaligus berbeda pada urutan tindakan. Menyebut B menentang semua taman akan melampaui bukti.
Untuk menolak pilihan jawaban, sebutkan letak masalahnya: terlalu umum, tidak relevan, bertentangan, mengubah kepastian, atau menambahkan asumsi yang tidak didukung.