Susun berdasarkan ketergantungan informasi
Kalimat yang memperkenalkan istilah biasanya mendahului kalimat yang merujuk istilah tersebut. Sebuah simpulan perlu didukung alasan atau temuan, tetapi dapat ditempatkan sebelum uraian pendukungnya, misalnya pada paragraf deduktif. Jangan menganggap setiap kalimat simpulan harus berada di akhir. Petunjuk waktu dapat membantu, tetapi urutan waktu saja tidak cukup ketika teks sedang mengelompokkan gagasan secara tematik.
Uji pasangan kalimat
Untuk menyisipkan kalimat, baca pasangan sebelum-sesudah pada setiap posisi. Kalimat sisipan harus terhubung ke kalimat sebelumnya dan tetap memungkinkan kalimat berikutnya dipahami. Posisi yang tampak cocok di satu sisi dapat memutus rujukan di sisi lain.
Paragraf padu bukan sekadar satu topik umum
Kalimat dapat menyebut topik yang sama tetapi tidak mendukung fokus paragraf. Bila paragraf menjelaskan prosedur peminjaman buku, informasi tentang warna gedung mungkin tidak relevan meskipun sama-sama mengenai perpustakaan. Pilih penghapusan berdasarkan fungsi, bukan panjang kalimat.
Penyuntingan tidak boleh mengubah fakta
Perbaikan bentuk harus mempertahankan pelaku, waktu, hubungan, dan tingkat kepastian. Mengganti 'dapat meningkatkan' menjadi 'pasti meningkatkan' bukan sekadar memperbaiki gaya; itu mengubah klaim.
Contoh: 'Sekolah membuka pojok baca. Fasilitas itu dikelola siswa. Mereka menyusun jadwal peminjaman.' Rujukan 'fasilitas itu' memerlukan pengenalan pojok baca; 'mereka' merujuk siswa, bukan sekolah. Urutan yang memutus pengenalan ini membuat teks lebih sulit dipahami.
Setelah memilih urutan, baca seluruh paragraf sekali lagi. Solusi yang benar harus padu secara keseluruhan, bukan hanya terdiri dari dua pasangan yang terlihat cocok.